Pesan Morrissey Di Akhir Penampilannya Di Jakarta

Morrissey sukses mengobati kerinduan para penggemarnya di Indonesia. Pria yang memiliki nama lengkap Steven Patrick Morrissey ini kembali menggelar konsernya di Jakarta, tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2016 lalu, di GBK Sports Complex Senayan. Pada tahun 2012 lalu, ia juga pernah menggelar konsernya di Jakarta, tepatnya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Konser yang dipromotori oleh Kiosplay ini sudah mulai dipadati pengunjung sejak pukul 6.00 sore. Sebelum dimulai, konser dibuka dengan video montage khas Morrissey. Ia membuka konser dengan lagu berjudul Suedehead, dilanjutkan dengan Alma Matter dan Everyday Is Like Sunday yang membuat para penonton bergoyang.

Karir bermusik Morrissey di kenal dunia saat ia menjadi pentolan The Smiths, band legendaries yang terkenal di scene musik Inggris pada tahun 1980an. Morrissey membawa The Smiths merilis 15 karya album dan kompilasi album dalam kurun waktu 5 tahun. Setelah The Smiths bubar, Morrissey pun solo karir.

Ia sukses merilis 49 lagu dan 12 album solo, 3 diantaranya menjadi no 1 di Chart UK. Album terakhir Morrissey yang berjudul World Peace is None of Your Business, menjadi salah satu album yang mendapat julukan the most critically acclaimed records of the year!

Dalam konsernya kali ini, selain menyanyikan lagu-lagunya yang hits dan cukup dikenal di Indonesia, ia juga membawakan beberapa lagu The Smiths. Tidak sedikit yang ikut bernyanyi bersama dan ada pula yang menangis melihat penampilannya.

Sebelum mengakhiri penampilannya, ia sempat berpesan kepada seluruh penonton untuk tidak menyiksa hewan dan menjaga kelestarian bumi. Dan konserpun ditutup dengan lagu Meat is Murder dan menampilkan background video penyiksaan hewan oleh manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *